Ada yang sudah coba YouTube audio ads?

Renra Sedoya Renra Sedoya 1 menit baca

YouTube audio ads fokus menjangkau audiens di YouTube dan YouTube music. Iklannya mirip seperti iklan YouTube biasa sih cuma "pesannya" lebih difokuskan lewat audio.

Nggak semua orang buka YouTube buat nonton video. Banyak yang cuma muter playlist sambil kerja, dengerin podcast di perjalanan, atau membiarkan YouTube tetap jalan saat beres-beres rumah.

Di momen seperti inilah YouTube Audio Ads bekerja. Audiens-nya lagi fokus ke audio, bukan ke layar.

Format iklan ini mengandalkan suara sebagai elemen utama. Visualnya cukup gambar statis atau animasi sederhana. Cocok kalau kamu ingin menambah jangkauan tanpa harus keluar biaya besar untuk produksi video.

Contoh format animasi
Contoh format gambar dengan audio

Kenapa format ini layak dicoba khususnya untuk brand awareness?

  • Jangkauan lebih luas. Campaign video kamu bisa menjangkau lebih banyak placement audio di YouTube dan YouTube Music dengan biaya yang relatif murah.
  • Setup-nya simple. Cara membuat campaign-nya hampir sama seperti YouTube Ads biasa. Jadi kamu nggak perlu belajar lagi dari nol.
  • Targeting-nya lengkap. Kamu masih bisa menggunakan audience targeting, Brand Lift, dan melihat semua laporannya langsung di Google Ads.
  • Biaya produksi sudah pasti lebih hemat. Kamu tidak perlu membuat video. Audio ditambah gambar statis atau animasi sederhana saja sudah cukup.